SLIDE1

Showing posts with label KELUARGA. Show all posts
Showing posts with label KELUARGA. Show all posts

Tips Menjaga Kesehatan dari Sajian Makanan

- No comments
Makanan adalah kebutuhan pokok setiap manusia, dimana setiap hari kita perlu untuk makan demi memenuhi asupan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh dan tujuannya juga tidak lain supaya kita memperoleh tenaga untuk beraktivitas. Nah, bicara soal makanan, tidak semua makanan yang ada di sekitar kita sehat. Namun, jelasnya semua orang ingin hidup sehat bukan ? Salah satu tips menjaga kesehatan ialah memperhatikan makanannya sehari-hari. Mulai dari memperhatikan kandungan gizinya, kemudian porsinya, sampai dengan cara penyajiannya. Cara penyajian ini adalah langkah awal kita bisa menyebut sebuah makanan itu sehat atau tidak. Sayur dan buah yang sehat bisa menjadi makanan yang membahayakan kesehatan kita jika pengolahannya kurang tepat. Anda harus cermat betul untuk dalam menjaga kebersihan bahan makanan. Maka dari itulah, mengolah makanan sendiri dirumah jauh lebih baik ketimbang membeli di luar yang belum terjamin kebersihannya. Berikut ini langkah-langkah yang tepat dalam menyajikan makanan sebagai salah satu tips menjaga kesehatan :


  1. Cuci terlebih dahulu tangan anda sebelum mengolah makanan.
  2. Pilih bahan makanan yang masih segar, terlebih untuk lauk-pauk seperti daging kemudian juga sayur dan buah.
  3. Cuci bahan makanan hingga bersih sebelum diolah.
  4. Siapkan dan gunakan peralatan masak ataupun peralatan makan yang sudah dipastikan bersih, sudah dicuci. Dalam hal membersihkan perabotan dapur, anda bisa memakai Sunlight Plus Anti Bakteri untuk menghilangkan kemungkinan bakteri penyebab penyakit yang menempel di peralatan masak dan makan.
  5. Pakailah bahan bumbu alami dari rempah-rempah pilihan dan hindari penyedap rasa siap pakai. Pilihlah rempah-rempah yang kaya akan manfaat untuk kesehatan tubuh yang juga menjadi salah satu bagian dari tips menjaga kesehatan tubuh.
  6. Masak semua bahan makanan dengan waktu yang tepat. Semisal sayur, kebanyakan sayur tidak baik dimasak terlalu lama-lama. Jadi perkirakan dengan baik waktu untuk memasak.
  7. Cukupkan juga penggunaan garam dan gula. Makanan yang mempunyai garam ataupun gula berlebih tidak baik untuk kesehatan tubuh.
  8. Tempatkan masakan pada wadah yang sudah bersih.
  9. Sajikan dan santap ketika makanan masih dalam kondisi hangat. Maka dari itu juga memasak bisa dilakukan saat mendekati jam makan agar bisa segera dimakan.
  10. Sediakan air putih dan juga buah di meja makan untuk pelengkap
  11. Apabila sudah selesai makan, jangan tunda untuk mencuci piring. Segera cuci tumpukan piring dan perlengkapan memasak yang sudah kotor. Anda bisa menggunakan produk Sunlight Jeruk Nipis 1000 yang ampuh untuk menghilangkan lemak membandel dan mengusir bau tak sedap bekas makanan.

    Baca Juga : Buah Dan Sayuran Untuk Penambah Darah

LIDAH BUAYA UNTUK CANTIK DAN SEHAT

- No comments
Di Indonesia, tanaman ini mendapat nama yang cukup menyeramkan. Tanaman yang juga dikenal dengan nama aloe vera ini memiliki sedikit duri pada sisi daunnya memang memiliki daun yang tampak menyeramkan, bahkan dihubungkan dengan reptil yang mengerikan. Tetapi, dibalik namanya dan rupanya yang kurang menawan, lidah buaya mempunyai banyak manfaat, baik untuk kesehatan maupun untuk kecantikan.

LIDAH BUAYA

Khasiat dari lidah buaya untuk pengobatan dan kecantikan sudah dikenal sejak zaman Mesir kuno ribuan tahun lalu. Bahkan, ratu Cleopatra yang terkenal dengan kecantikannya dipercaya menggunakan tanaman ini agar tetap terlihat cantik. Daun lidah buaya yang sudah besar, umumnya memiliki panjang sekitar 30 cm. Di dalam daun ini terdapat daging yang berlendir, bagian inilah yang kaya manfaat bagi manusia. Semakin tua daun lidah buaya, maka semakin banyak kandungan bermanfaat yang dimilikinya. Ingin tahu apa saja manfaat lidah buaya?

SEHAT DENGAN LIDAH BUAYA

Saat ini sudah banyak minuman yang dibuat dengan memanfaatkan aloe vera atau lidah buaya karena tanaman ini juga memiliki kegunaan untuk pengobatan. Daging dari lidah buaya mampu mengatasi panas dalam yang dapat mengakibatkan bisul atau radang tenggorokan. Manfaat lain di bidang kesehatan adalah dapat menurunkan kolesterol. Anda dapat meminumnya dengan cara dijus atau direbus. Sebaiknya, segera olah daging dari lidah buaya setelah dikupas, karena bila dibiarkan di udara terbuka akan menyebabkannya teroksidasi sehingga berkurang khasiatnya dan daging akan menjadi berwarna coklat.
Meminum atau memakan daging daun aloe vera atau lidah buaya juga akan memberi manfaat untuk kecantikan. Lidah buaya juga dapat dijadikan minuman yang menyegarkan dengan menambahkan air gula atau madu ditambah es batu. Penggunaan aloe vera atau lidah buaya untuk kecantikan dapat Anda nikmati dengan membeli kosmetik atau minuman dalam kemasan yang ada di toko atau supermarket.
Tetapi, bagi Anda yang ingin mencoba khasiatnya secara tradisional, cobalah untuk menjadikan tanaman ini sebagai salah satu koleksi apotek hidup di rumah Anda. Tanaman ini mudah tumbuh dan tidak perlu perawatan yang repot. Bahkan, tanaman ini dapat menutup pori-pori daunnya dengan rapat sehinga dapat hidup lama tanpa disiram. Memang, lidah buaya adalah salah satu cara tradisional untuk manfaat sehat dan cantik sekaligus bagi Anda.

6 Tips Ampuh Untuk Menjaga kencatikan wajah.

Memilih Obat Batuk Untuk Ibu Menyusui Yang Aman Dan Alami

- No comments
Batuk atau pilek terkadang membuat galau para bunda. Pasalnya, kondisi ini bisa membuat dilema. Jika tidak diobati, khawatir buah hati menjadi tertular. Tapi jika minum obat, khawatir justru akan memengaruhi ASI. Kalau sudah begini, perlu pintar-pintar dalam memilih obat batuk yang aman untuk ibu menyusui. Ini demi menghindari kandungan yang berbahaya di dalam obat.

Sebenarnya, selama masa menyusui, Bunda masih bisa mengonsumsi beberapa jenis obat. Hanya saja, obat tersebut akan mengalir ke dalam ASI dalam jumlah kecil dan dapat masuk ke dalam tubuh bayi. Inilah alasan kenapa ibu menyusui harus mengonsultasikan lebih dulu obat yang akan dikonsumsi kepada dokter.

Pintar Memilih Obat Batuk untuk Ibu Menyusui dan Hindari Hal Ini
Beberapa obat masih bisa dikatakan aman untuk ibu menyusui. Tapi, tentu Anda tidak bisa sembarang begitu saja memilih obat batuk. Ada beberapa kandungan obat yang disarankan untuk Anda hindari agar tidak terlalu membahayakan atau memengaruhi produksi ASI.

Misalnya, codeine dan aspirin yang berfungsi sebagai pereda nyeri. Selain itu, guaifenesin yang biasanya terdapat di obat batuk dan berfungsi sebagai ekspektoran (mengeluarkan dahak) juga disarankan untuk dihindari. Lalu, jenis obat yang memberikan efek kantuk karena mengandung antihistamin juga sebaiknya dihindari oleh ibu menyusui. Dan obat jenis dekongestan (pelega sumbatan hidung) seperti phenylephrine dan phenylpropanolamine yang banyak terkandung di dalam obat-obat flu.

Perlahan Tapi Pasti Menyembuhkan
Jangan keburu panik dan ingin batuk hilang seketika. Anda dapat melakukan beberapa cara lain untuk meredakan batuk saat menyusui. Misalnya dengan minum cukup air mineral, cukup istirahat, melakukan terapi uap, dan menjaga apa yang Anda konsumsi. Atau Anda dapat mencoba ramuan alami dari air hangat yang dicampur madu dan perasan air lemon. Kalaupun Anda ingin minum obat, ibuprofen dan paracetamol diperkirakan cukup aman untuk dikonsumsi. Namun, alangkah lebih baik jika Anda melakukan konsultasi lebih dulu dengan dokter Anda.

Ini Dia Obat Batuk untuk Ibu Menyusui Secara Alami
Tetap takut minum obat tapi ingin lekas sembuh? Jika istirahat dan minum air saja dirasa tidak cukup, jangan khawatir. Berikut ini adalah beberapa obat batuk untuk ibu menyusui yang aman, alami, dan tentunya bisa Anda konsumsi.

Madu
Mungkin Anda sudah pernah mendengar sebelumnya bahwa madu bisa menjadi salah satu pilihan obat batuk alami. Begitu juga dengan ibu menyusui. Kandungannya bisa menjadi obat batuk untuk ibu menyusui yang sangat aman dikonsumsi. Anda bisa mengonsumsinya secara langsung atau dengan mencampurkannya dengan teh hangat. Bahkan, jika mencampurkannya dengan teh herbal hangat atau perasan jeruk lemon, bahan ini akan lebih melegakan tenggorokan. Karena madu dipercaya untuk menyejukkan tenggorokan dan lemon diduga membantu meredakan gejala peradangan.

Nanas
Tidak hanya madu, nanas ternyata juga bisa menjadi obat batuk untuk ibu menyusui yang aman dikonsumsi. Pasalnya, nanas mengandung bromelain yang diduga dapat membantu mengeluarkan lendir dari dalam tenggorokan, serta meredakan batuk.

Probiotik
Probiotik merupakan mikroorganisme yang biasanya terdapat di produk minuman atau yogurt. Kandungan ini bisa memberikan sejumlah manfaat kesehatan. Probiotik tidak bekerja langsung untuk menghilangkan batuk. Tapi, probiotik dapat mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh dengan menyeimbangkan bakteri yang hidup di usus Anda. Meski begitu, Anda juga harus berhati-hati dalam mengonsumsinya. Karena jika dikonsumsi secara berlebihan, justru dapat membuat dahak di tenggorokan semakin tebal.
Kini Anda sudah tahu obat batuk untuk ibu menyusui yang tergolong aman, bukan? Selain mengonsumsi beberapa jenis obat di atas, Anda juga bisa mandi air hangat untuk membantu meredakan batuk. Mandi air hangat dapat membantu dalam menipiskan atau mengurangi cairan di dalam hidung yang juga memengaruhi batuk.

Sakit batuk saat sedang menyusui buah hati bisa sangat menyiksa Anda. Tapi, Anda dianjurkan tetap bijak dalam memilih obat batuk untuk ibu menyusui yang aman dikonsumsi. Jika beberapa cara di atas tidak berhasil, segera konsultasikan dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Fakta Penting Tentang Puasa Bagi Ibu Menyusui

- No comments
Bagi Anda yang masih dalam masa menyusui, mungkin bertanya-tanya apakah ikut berpuasa di bulan Ramadhan ini aman bagi ibu maupun bayi yang disusui? Pasalnya, pada saat berpuasa, tubuh lebih banyak kehilangan cairan karena perubahan pola makan dan tidur.

Selain masalah keamanan, Anda mungkin juga penasaran dengan dampak puasa terhadap produksi ASI serta kesehatan ibu dan bayi. Kenyataannya, Anda tidak perlu terlalu khawatir. Pada dasarnya, puasa atau pun penurunan asupan kalori tidak akan memengaruhi produksi ASI. Jika terjadi penurunan berat badan saat berpuasa, kondisi ini hanya akan memengaruhi kandungan lemak dalam ASI, bukan jumlahnya.

Tips Bila Ibu Tetap Menyusui Saat Berpuasa
Jika Anda semakin tertarik untuk ikut menjalani ibadah puasa sembari menyusui Si Kecil, simak beberapa tips puasa bagi ibu menyusui di bawah ini.

Perhatikan Asupan Saat Sahur
Sebelum menjalani ibadah puasa hingga adzan magrib berkumandang, umumnya umat muslim akan menjalani sahur. Pada saat ini, penting bagi Anda memerhatikan apa saja yang baik untuk Anda konsumsi. Karena makanan dan cairan yang Anda konsumsi saat sahur merupakan cadangan nutrisi dan kalori selama menjalankan ibadah puasa. Untuk itu, sahur sangatlah penting. Adapun pilihan makanan yang baik untuk ibu menyusui antara lain adalah brokoli, bayam, katuk, telur, ikan salmon, daging tanpa lemak, dan kacang merah. Ibu menyusui juga bisa menambahkan suplemen vitamin D saat sahur yang dikenal bagus untuk ibu menyusui.
Cegah Dehidrasi
Puasa bagi ibu menyusui memang tidak berbahaya. Tapi, dehidrasi saat menyusui bisa berbahaya. Jika ibu menyusui mengalami gejala dehidrasi, seperti merasa haus, pusing, lemas, lelah, mulut kering dan lainnya, disarankan segera membatalkan puasa dengan mengonsumsi air atau cairan yang mengandung elektrolit untuk merehidrasi tubuh. Oleh karena itu, dianjurkan untuk mengonsumsi cairan secukupnya ketika sahur dan juga berbuka puasa untuk menggantikan cairan yang hilang saat berpuasa. Ibu menyusui juga disarankan minum lebih banyak pada saat sahur, meski nutrisi dan kalori juga tidak kalah penting.
Persiapan dan menjalani puasa selagi menyusui
puasa, menyusuiSebagai ibu menyusui, Anda pasti tetap menjalankan tugas di rumah dan mungkin bekerja di kantor. Usahakan untuk melakukan tugas berat ketika sudah berbuka puasa. Dan pastikan Anda berada di tempat teduh serta beristirahat yang cukup selama menjalani puasa dan menyusui. Jika diperlukan, catat makanan dan minuman yang Anda konsumsi selama berpuasa. Ini akan membantu mengukur nutrisi dan cairan yang Anda konsumsi. Studi menunjukkan bahwa selama berpuasa kandungan potasium, magnesium, dan zinc yang terkandung di dalam ASI dapat berkurang. Siasatilah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung ketiga nutrisi tersebut, atau Anda bisa menambahkan suplemen. Pahami apa yang dirasakan oleh tubuh, jika merasa tidak enak badan, segera konsultasikan dengan dokter.
Selain memerhatikan beberapa tips puasa bagi ibu menyusui di atas, perlu juga Anda ingat bahwa jika Anda benar-benar ingin menjalankan puasa, perhatikanlah cairan yang Anda konsumsi. Karena menyusui dapat membuat Anda mengalami dehidrasi akibat dari kehilangan cairan tubuh. Ketika dehidrasi menyerang, tubuh tidak hanya merasa haus tapi juga merasa lapar, cepat lelah, mengantuk, dan emosional. Pastikan untuk minum air secukupnya dan jika perlu tambahkan cairan yang mengandung elektrolit dan ion untuk mempercepat penggantian cairan tubuh yang hilang. Jadi, sebelum memutuskan untuk berpuasa sambil menyusui, pertimbangkan pula apakah Si Kecil masih di bawah 6 bulan atau sedang membutuhkan ASI eksklusif. Anda juga bisa bertanya pada dokter sebelum memutuskan ikut berpuasa.

Inilah Bahayanya Bila Bayi Diberikan Air Putih

- No comments
Bayi yang masih menyusu Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif tidak memerlukan air putih sebelum usianya mencapai enam bulan. Pemberian air putih pada bayi berusia di bawah enam bulan justru dapat mengundang risiko gizi buruk dan diare.

Sebagaimana direkomendasikan oleh Lembaga Kesehatan Dunia (World Health Organization – WHO), bayi membutuhkan asupan ASI eksklusif selama minimal enam bulan pertama kehidupannya. ASI eksklusif artinya bayi hanya mengonsumsi ASI, tidak mengonsumsi makanan atau minuman tambahan lain. Bila kondisi Bunda atau bayi tidak memungkinkan untuk pemberian ASI eksklusif, berikan susu formula.

Pemberian air putih bagi bayi berusia di bawah enam bulan dapat mendatangkan risiko kesehatan seperti berikut.

Risiko gizi buruk
Jika bayi yang disusui dengan ASI ekslusif meminum air putih, dia bisa berhenti menyusu sebelum waktunya dan hal ini bisa menyebabkan kekurangan gizi. Bunda pun akan merasakan imbasnya, yaitu jumlah air susu akan berkurang. Mengenai kandungan ASI sendiri, terutama tetesan-tetesan yang keluar pertama tiap bayi menyusu, mengandung lebih dari 80 persen air. Oleh karena itu, ASI saja sudah cukup untuk menghidrasi bayi. Tiap kali bayi haus atau lapar, segera berikan ASI. Selain menghilangkan rasa haus, ASI juga membantu dalam melindungi bayimu dari infeksi serta membantu bayi tumbuh dan berkembang secara normal.

Sementara itu, memberikan air putih pada bayi yang disusui dengan susu formula juga tidak dianjurkan. Ikutilah petunjuk pembuatan susu formula untuk bayimu, jangan mencoba menambahkan takaran air melebihi jumlah yang disarankan. Memberikan susu formula yang encer karena terlalu banyak air berarti memberikan bayimu nutrisi yang lebih sedikit dari yang dia butuhkan.

Selain itu, baik pada bayi di bawah 6 bulan yang mengonsumsi ASI atau susu formula, pemberian air dapat mengganggu kemampuan tubuh si Buah Hati untuk menyerap nutrisi dari susu. Air putih juga bisa menyebabkan perut bayi terasa penuh sehingga keinginan makannya berkurang.

Risiko diare
Meminum air putih juga dapat menyebabkan bayimu terkena infeksi karena air mungkin tidak steril, sehingga bayimu dapat mengalami diare. Untuk bayi yang mengonsumsi susu formula, Bunda dianjurkan menggunakan air yang telah direbus hingga matang dengan suhu minimal 70° Celcius, lalu dinginkan sebelum disuguhkan. Bunda tidak dianjurkan untuk menggunakan air kemasan secara langsung, melainkan harus tetap dimasak terlebih dahulu.

Selain itu, bila Bunda menggunakan air kemasan, perhatikanlah kandungan mineralnya karena mungkin mengandung terlalu banyak garam atau natrium maupun sulfat. Periksa label pada kemasan air dan pastikan kadar natrium atau biasa ditulis Na tidak lebih dari 200 mg per liter serta kadar sulfat atau biasa ditulis SO atau SO4 kurang dari 250 mg per liter.

Risiko keracunan air
Mengencerkan susu formula dapat mengundang risiko keracunan air pada bayi. Pada kasus yang jarang terjadi, meminum terlalu banyak air putih dapat menyebabkan bayi keracunan air atau intoksifikasi air, yaitu kondisi ketika kadar garam dalam darah turun drastis ke level yang terlalu rendah sehingga mengganggu keseimbangan elektrolit. Gejala-gejala keracunan air bisa berupa pembengkakan tubuh, pusing, mual, muntah, serta diare. Keracunan air dapat membuat bayi kejang dan bahkan koma.

Kapan Bayi Boleh Meminum Air Putih?
Kondisi berikut membolehkan bayi untuk minum air.

Ketika cuaca panas, Bunda boleh memberikan tambahan air saat menyeduh susu formula untuk bayi yang memang mengonsumsi susu formula.
Jika bayi mengalami flu perut atau gastroenteritis, dokter biasanya menyarankan untuk memberikan minuman elektrolit pada bayi. Tujuannya membantu mencegah terjadinya dehidrasi.
Setelah bayi berusia enam bulan, bayi boleh diberi air putih saat haus, namun jangan berlebihan.
Setelah berusia satu tahun, ketika dia sudah mengonsumsi makanan padat, dia boleh diberi air putih sebanyak yang dia suka.
Tidak semua minuman cocok untuk bayi dan anak-anak, terutama yang berusia di bawah 6 bulan. Selain air putih, teh, baik manis atau tidak, serta kopi juga tidak dianjurkan untuk diberikan kepada bayi. Teh dan kopi dapat mengurangi penyerapan zat besi.

Inilah Pentingnya ASI Untuk Kesehatan Jantung Bayi Prematur

- No comments
Air Susu Ibu (ASI) diketahui memiliki segudang manfaat kesehatan untuk bayi, terlebih bagi bayi yang lahir lebih cepat atau prematur. Perut bayi lebih mudah mencerna ASI ketimbang susu formula. Selain itu, ASI mengandung hormon pertumbuhan yang membantu buah hati tumbuh dan menjadi lebih kuat. ASI juga akan membantu pencernaan bayi yang rentan untuk menjadi lebih sempurna serta membantu melawan infeksi.

Tidak sampai di situ saja, cairan yang kerap dijuluki dengan sebutan ‘emas cair’ karena manfaatnya ini, terbukti di dalam penelitian terbaru bahwa kegunaannya dapat membuat fungsi dan struktur jantung bayi prematur menjadi lebih baik untuk jangka panjang.

Seorang ginekolog mengatakan bahwa manfaat ASI untuk bayi prematur sangat besar. Dalam jangka pendek, ASI memberikan antibodi pelindung dan membantu produksi flora usus yang penting. Sementara dalam jangka panjang, ASI efektif dalam memperbaiki kesempurnaan struktur dan fungsi jantung. Terlebih lagi, banyak bayi prematur yang dihadapkan kepada risiko gangguan perkembangan  jantung yang terjadi dalam beberapa bulan pertama kehidupan. Masalah tersebut menyebabkan penurunan fungsi jantung di kemudian hari, bilik jantung lebih kecil, dan penebalan otot jantung.

Para peneliti menemukan bahwa dibandingkan dengan mereka yang lahir tepat waktu, bayi prematur diketahui memiliki fungsi jantung yang lebih buruk dan volume jantung yang menurun ketika dewasa. Namun, bila anak-anak yang lahir prematur ini senantiasa mendapatkan ASI eksklusif, fungsi dan volume jantung mereka bisa lebih baik daripada anak-anak lahir prematur yang diberi susu formula.

Hasil penelitian menyatakan bahwa walaupun kelahiran prematur secara pasti berdampak kepada keterlambatan perkembangan anak, kandungan gizi ASI tampaknya mampu meningkatkan perkembangan jantung. Bahkan susu formula bayi yang terbaik sekalipun masih memiliki banyak kekurangan, antara lain kurangnya beberapa faktor gizi pertumbuhan, enzim, serta antibodi untuk perkembangan bayi sebagaimana semuanya itu sudah terkandung secara lengkap di dalam ASI.

Temuan yang luar biasa ini membuat para pakar terkejut karena sebelumnya benar-benar tidak diketahui bahwa ASI akan memberikan efek perlindungan tertentu pada pengembangan jantung bayi. Para peneliti sudah menduga bahwa hal itu mungkin terjadi, tetapi mereka terkejut dengan ukuran efek yang dihasilkan oleh ASI.

Menurut temuan di dalam penelitian, meskipun ASI eksklusif tidak mengubah ketebalan dinding jantung, namun pemberian ASI eksklusif kepada bayi prematur dapat membantunya tumbuh menjadi orang dewasa yang memiliki ukuran dan fungsi jantung mendekati jantung orang dewasa ideal yang lahir secara normal.

Tips Memberi ASI untuk Bayi Prematur

Menyusui bayi prematur bisa menjadi tantangan tersendiri bagi Bunda, jadi sewajarnya Bunda akan membutuhkan dukungan lebih intens atau mungkin juga konsultasi menyusui secara khusus dengan dokter. Beberapa tips berikut mungkin bisa membantu merawat bayi prematur Bunda.

Habiskan sebanyak mungkin waktu untuk berdekatan bersama bayi, bahkan walau Bunda atau bayi belum berkondisi cukup baik. Namun justru hal ini cukup penting untuk membantu Bunda meningkatkan produksi ASI dan mulai membangun rutinitas menyusui.
Bersabar dan terus berusaha. Pada awalnya, bayi mungkin hanya menjilati payudara Bunda, selanjutnya mulai melakukan beberapa kali isapan sampai akhirnya bayi telah percaya diri untuk benar-benar menyusu. Seiring waktu, proses alami ini akan mendorong refleks bayi dalam mengisap dan membantunya terbiasa menyusu secara rutin.
Bila bayi masih belum siap untuk menyusu, berarti Bunda perlu memerah ASI untuk memperlancar pasokan ASI. Bunda direkomendasikan untuk memerah sebanyak 8-10 kali sehari, termasuk sekali di malam hari.
Bila Bunda memiliki halangan untuk memproduksi ASI sendiri, coba konsultasikan dengan dokter spesialis anak. Selain itu, Bunda bisa memberikan ASI donor kepada buah hati, setidaknya sampai produksi ASI Bunda sudah lancar. Namun, sebelumnya pastikan donor ASI berasal dari sumber yang jelas.
Bunda, sebisa mungkin berikan ASI eksklusif kepada buah hati. ASI sangat penting, terutama bagi bayi prematur dan bayi yang sedang sakit. Terlepas dari itu, menyusui memiliki berbagai manfaat kesehatan bagi bayi, termasuk mengurangi risiko asma, obesitas, leukimia, eksim, dan infeksi telinga.